Soal Online

Untuk Memahami materi Turunan Fungsi kita dapat mengerjakan Soal Online.

PPG 2019

kegiatan PPG Matematika daerah khusus.

Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2021

Refleksi Aksi Nyata Modul 3.3. Pengembangan Literasi dengan GERATIS (Gerakan Literasi Sains)-Devia Gustiari

 1.        Latar Belakang

Di Jaman Melenial sekarang ini gerakan membaca dan menulis sedang digalakkan oleh pemerintah melalui Program GLS atau Gerakan Literasi Sekolah yang telah di sosialisasikan di seluruh Indonesia Kemampuan Literasi merupakan kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis baik dalam arti sempit maupun luas. Gerakan literasi merupakan hal pokok utama untuk dilakukan di dunia pendidikan khususnya sekolah. Gerakan ini akan mendorong murid untuk masuk ke dunia yang penuh makna dan menjadikan dunia berada di genggaman tangannya.  Di era Digital ini kondisi murid mengalami penurunan dalam karakter yang sering disebut degradasi moral. Di zaman sekarang sangat jarang sekali murid melakukan Literasi karena sibuk dengan gadgetnya dan game online. Mereka lebih cenderung menyendiri bersama gadgetnya sehingga tidak ada sosialisasi bersama teman, keluarga dan sanak saudaranya. Dikarenakan kemampuan minat baca dan menulis murid rendah dalam hal ini saya sebagai CGP berinisiatif untuk membuat program yang berdampak pada murid khususnya di SMAN 2 Bantan dengan mengangkat sebuah program literasi yang Bernama GERATIS yakni Gerakan Literasi Sains, sehingga di harapkan dapat meningkatkan kemapuan literasi murid misalnya dalam menulis puisi atau artikel, cerpen, membaca puisi, membuat karya tulis dan menceritakan kembali isi cerita dari sebuah buku.

 

Selasa, 29 Juni 2021

PGP-DEVIA GUSTIARI CGP KAB. Bengkalis angkatan 2 Modul 1.4-Aksi Nyata- PENERAPAN BUDAYA POSITIF DENGAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SISWA DI SMAN 2 BANTAN

  • Latar Belakang

Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setingi-tingginya baik sebagai manusia disekolah maupun dilingkungan masyarakat. Hal yang paling diutamakan disekolah adalah pembentukan perubahan karakter pada anak. Salah satunya adalah pembentukan karakter tanggung jawab pada diri seorang anak. Tanggung jawab adalah sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya terhadap diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar. karakter ini sangat penting dalam pembentukan kualitas pembelajaran dan standar kualitas sekolah. Guru berperan dalam pembentukan karakter tanggung jawab ini adalah sebagai pendidik, menuntu, membimbing, mengarahkan, menfasilitasi dan memberikan contoh teladan yang baik kepada murid disekolah. Dalam hal ini sekolah sebagai tempat pembentukan dan pengembangan karakter tanggung jawab dengan menerapkan budaya positif yang dimulai dari kelas yakni dengan menerapkan kesepakatan kelas dan penerapan disiplin positif dikelas diharapkan dapat meningkatkan rasa tanggung jawab siswa dalam pembelajaran terutama dimasa pandemi ini untuk mengerjakan tugas-tugas PJJ nya dengan tepat waktu.

Kamis, 27 Mei 2021

LMS Calon Guru Penggerak Modul 1.2.a.9. Koneksi Antar Materi- Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak- oleh Devia Gustiari, S.Pd

        
    Seorang Guru Penggerak harus memiliki nilai-nilai Mandiri, Reflektif, Inovatif, Kolaboratif, dan Berpihak pada Murid. Guru Penggerak juga berperan menjadi pemimpin dalam pembelajaran, menggerakkan komunitas praktisi, menjadi coach bagi guru lain, mendorong kolaborasi antar guru dan mewujudkan kepemimpinan murid. Nilai-nilai dan Peran Guru Penggerak adalah nilai-nilai dan peran yang harus dimiliki oleh seorang pendidik terutama sebagai seorang guru penggerak. Agar mampu menjadi seorang pemimpin pembelajaran yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik sesuai dengan kodrat yang ada dalam dirinya serta mampu secara aktif dan proaktif mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pemikiran Ki Hjar Dewantara yaitu pembelajaran yang berpusat pada murid, menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan merdeka belajar.

Jumat, 24 April 2020

Ikatan Guru Indonesia

Blog ini dibuat untuk mengikuti pelatihan sagusablog dari IGI (Ikatan Guru Indonesia). Banyak ilmu yang diperoleh dari kegiatan pelatihan online ini. dan berharap dapat diterapkan disekolah sebagai sumber belajar.


Ikatan Guru Indonesia (IGI) adalah organisasi profesi guru yang didirikan berdasarkan UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. IGI terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM melalui SK Depkumham Nomor: AHU-125.AH.01.06.Tahun 2009, tanggal 26 November 2009.
IGI sebagai sebuah organisasi profesi bersifat independen, netral, dan mandiri dengan visi memperjuangkan mutu, profesionalisme dan kesejahteraan guru Indonesia, serta turut secara aktif mencerdaskan kehidupan bangsa.
Demi mewujudkan visi di atas maka IGI mengajak para guru, kepala sekolah, pemerhati pendidikan, serta semua komponen masyarakat yang memiliki kepedulian pada dunia pendidikan, bersedia memperluas wawasan dan saling berbagi pengalaman untuk bersama-sama IGI memajukan dunia pendidikan Indonesia
Setiap anggota IGI akan mendapatkan Kartu Anggota sebagai identitas keanggotaan. Kartu Anggota dikeluarkan oleh Pengurus Pusat dan berlaku seumur hidup sepanjang memenuhi ketentuan peraturan organisasi.
  • Memiliki kewajiban dan hak sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan organisasi
  • Mendapatkan prioritas dan diskon dalam mengikuti kegiatan-kegiatan yang diadakan IGI
  • Mendapatkan diskon untuk berbelanja di berbagai merchant yang menjadi mitra IGI
  • Anggota biasa, yaitu Warga Negara Indonesia yang berlatar belakang pendidikan keguruan dan berlatar belakang pendidikan lainnya yang berprofesi sebagai guru
  • Anggota luar biasa yaitu Warga Negara Indonesia yang memiliki latar belakang pendidikan keguruan dan/atau tidak memiliki latar belakang pendidikan keguruan dan tidak menjalankan profesi keguruan dan/atau tenaga kependidikan lainnya
  • Anggota kehormatan yaitu Warga Negara Indonesia dan asing yang dianggap berjasa terhadap pendidikan dan keguruan Indonesia atau dunia
Setiap anggota IGI akan mendapatkan manfaat sebagai berikut:
Keanggotaan IGI bersifat sukarela dan terbuka. IGI memiliki anggota-anggota yang terdiri dari:
Mari bergabung menjadi anggota IGI kunjungi anggota.igi.or.id .
Ikatan Guru Indonesia
Berikut video cara pendaftaran anggota IGI

Refleksi Aksi Nyata Modul 3.3. Pengembangan Literasi dengan GERATIS (Gerakan Literasi Sains)-Devia Gustiari

  1.         Latar Belakang Di Jaman Melenial sekarang ini gerakan membaca dan menulis sedang digalakkan oleh pemerintah melalui Program G...